deweyshouse.com – Sistem proyeksi ZiPS telah menuai perhatian terkait penilaian yang cenderung meremehkan kinerja tim Milwaukee Brewers selama lima musim terakhir. Sebagai pengembang utama sistem ini, tanggung jawab untuk menjelaskan mengapa Brewers kurang diuntungkan dari proyeksi menjadi hal yang perlu dilakukan. Dalam data sejak 2005, Brewers tercatat mengumpulkan 1725 kemenangan yang jauh melebihi proyeksi awal sebanyak 1655 kemenangan, dengan selisih mencapai 70 kemenangan.
Fenomena ini, menurut analisis, dapat dipengaruhi oleh dinamika perdagangan pemain menjelang batas waktu transfer, di mana tim yang mengamankan pemain berkualitas cenderung berkinerja lebih baik dari ekspektasi. Namun, Brewers tidak sering terlibat dalam perekrutan mendalam saat pemindahan, sehingga membingungkan para analis. Dalam hal ini, model proyeksi yang hanya mengandalkan data historis tanpa mempertimbangkan kejadian terkini bisa menghasilkan kesalahan.
Meskipun demikian, selama periode 2021 hingga 2025, Brewers berhasil memberikan lebih banyak waktu bermain kepada pemain yang melebihi proyeksi. Dari 62 pemukul, 28 di antaranya mendapat peluang lebih besar untuk bermain dibanding prediksi awal, menunjukkan kemampuan Brewers dalam mengelola talenta yang ada. Keberhasilan ini terlihat jelas ketika 81% pemain yang tampil lebih baik dari ekspektasi mendapatkan lebih banyak waktu bermain, jauh di atas rata-rata liga yang hanya 61%.
Dengan re-evaluasi proyeksi yang lebih optimis, ZiPS kini memprediksi Brewers akan meraih 85 kemenangan. Namun, mereka saat ini menunjukkan performa mengesankan dengan proyeksi kemenangan mendekati 100. Hal ini menegaskan bahwa Brewers mungkin memiliki metode unik dalam mengevaluasi potensi pemain, yang belum sepenuhnya bisa dikelola oleh sistem proyeksi. Proses evaluasi yang berkelanjutan ini diharapkan dapat memperbaiki keakuratan proyeksi di masa mendatang.