deweyshouse.com – Dalam musim 2024, pitcher Sonny Gray berhasil mencapai 200 strikeout dalam tahun pertamanya bersama St. Louis Cardinals. Ini menandai pencapaian kedua kalinya dalam kariernya. Dengan tingkat strikeout mencapai 30,3 persen, Gray hanya menjadi salah satu dari tiga pitcher yang memenuhi kualifikasi tersebut. Meskipun mengalami masalah dengan home run di luar Busch Stadium, yang menyebabkan ERA-nya berada di angka 3,84, indikator menunjukkan seharusnya performanya lebih baik setidaknya setengah run.
Selama musim lalu, Gray meraih posisi runner-up untuk AL Cy Young dengan catatan 2,69 ERA dan 1,15 WHIP. Selama pertandingan, ia menunjukkan peningkatan dengan mampu memainkan 32 pertandingan, yang cukup jauh dari 24 pertandingan sebelumnya pada 2022. Meskipun mendapatkan sedikit keberuntungan dengan rasio HR/FB yang rendah, Gray tetap menunjukkan kawalan yang baik dan mampu meminimalkan pertarungan di lapangan.
Namun, masalah kebugaran menjadi tantangan tersendiri bagi Gray. Ia harus melewatkan beberapa pertandingan karena cedera. Meskipun begitu, ketika bertanding, rata-rata ERA-nya tetap berada dalam batas yang ketat. Pada musim lalu, setelah dipindahkan ke Minnesota, Gray menunjukkan performa bagus dengan 3,08 ERA dan 1,13 WHIP, serta tingkat strikeout yang menjanjikan.
Keterlibatan Gray di dalam rotasi pitcher utama di St. Louis diharapkan dapat memberikan dorongan tambahan. Dengan kemampuan kontrol yang lebih dari rata-rata dan cara yang efektif untuk mengurangi hard contact, ia diharapkan dapat menjadi pilar penting bagi tim yang baru saja menandatangani kontrak tiga tahun senilai $70 juta. Gray kini memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin rotasi pitching dan membuktikan kembali kemampuannya di pentas Major League Baseball.