deweyshouse.com – Dalam dunia olahraga profesional di Amerika Utara, Major League Baseball (MLB) dikenal memiliki sistem playoff yang paling eksklusif. Hanya 12 dari 30 tim yang berhasil melaju ke postseason, atau sekitar 40 persen. Meskipun persentase ini tergolong rendah dibandingkan dengan liga lain seperti NBA dan NHL, ada desakan untuk memperluas jumlah tim yang bisa masuk ke babak playoff.
Secara historis, fakta menunjukkan bahwa tim dengan catatan kemenangan yang tidak terlalu mengesankan, seperti Cincinnati Reds yang berhasil melawan semua odds dengan 83 kemenangan, dapat mencapai playoff. Selain itu, pada tahun 2023, terdapat dua tim dengan 84 kemenangan yang juga lolos dan salah satunya bahkan mencapai World Series. Namun demikian, isu ini memunculkan tanggapan yang beragam, terutama terkait dengan potensi tim dengan rekor kemenangan buruk mampu mengalahkan tim unggulan di babak pertama.
Banyak pengamat merasa memperluas playoff akan menciptakan ketidakadilan dalam menentukan juara. Kritik ini semakin mengemuka setelah Atlanta Braves tersingkir dari playoff meski menyelesaikan musim reguler dengan 104 kemenangan. Meski ada yang berpendapat bahwa penambahan tim playoff akan meningkatkan daya tarik dan keterlibatan penggemar, ada juga risiko besar bahwa hal ini bisa menghancurkan kredibilitas sistem kompetisi yang ada.
Sementara itu, kemungkinan MLB dan Asosiasi Pemain tidak akan mengubah format playoff dalam waktu dekat, karena sudah banyak fanbase yang terlibat dalam perburuan postseason. Oleh karena itu, harapan agar tidak ada tambahan tim playoff tetap menjadi fokus, dengan mempertahankan inti kompetisi yang murni dan berkualitas.