deweyshouse.com – Skandal perjudian yang melibatkan pemain Cleveland Guardians, Emmanuel Clase dan Luis L. Ortiz, kini semakin pelik. Berdasarkan dokumen pengadilan yang diajukan pada hari Kamis, kedua pemain tersebut dituduh terlibat dalam praktik curang di 48 pertandingan selama beberapa tahun terakhir, dengan tujuan menguntungkan para penjudi.
Tahun lalu, Clase dan Ortiz telah didakwa oleh Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur New York. Departemen Kehakiman menyebutkan bahwa mereka telah “sepakat sebelumnya” dengan rekan-rekan mereka untuk melakukan aksi curang dengan cara melempar jenis dan kecepatan bola tertentu. Tuduhan ini menyatakan bahwa mereka menghasilkan setidaknya $450,000 dari kegiatan tersebut.
Mail Malam, pengacara Clase menyatakan bahwa kliennya, yang telah mengabdikan hidupnya untuk baseball, bertekad untuk membersihkan namanya di pengadilan. Pengacara Ortiz mengungkapkan keyakinan bahwa rekam jejak Ortiz sebagai pemain yang kompetitif menunjukkan bahwa ia tidak berpartisipasi dalam kejahatan ini.
Keduanya saat ini dalam cuti administratif sejak Juni 2025 ketika Major League Baseball melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Jika terbukti bersalah, Clase dan Ortiz dapat menghadapi hukuman penjara hingga 65 tahun atas berbagai tuduhan, termasuk konspirasi penipuan dan suap untuk mempengaruhi hasil pertandingan.
Peradilan dijadwalkan dimulai pada 4 Mei mendatang, dan proses ini diharapkan mengungkap lebih lanjut mengenai dugaan kejahatan yang melibatkan kedua pemain tersebut. Keberanian mereka dalam menghadapi tuduhan ini dapat menjadi landmark bagi etika dalam dunia olahraga profesional.