deweyshouse.com – Pengembang permainan video Splitgate, 1047 Games, mengalami tahun yang penuh tantangan pada tahun 2025. Peluncuran Splitgate: Arena Reloaded pada bulan Juni lalu mendapatkan tanggapan yang beragam dari penggemar dan kritikus, menyusul insiden PR yang buruk di Summer Games Fest. Pendiri 1047 Games, Ian Proulx, menghadiri acara dengan mengenakan topi bertuliskan “Make FPS Great Again”, yang dianggap tidak sensitif mengingat situasi di Los Angeles saat itu. Hasilnya, sambutan terhadap Splitgate menurun drastis, dan hanya sebulan setelah peluncuran, game tersebut “dibatalkan” dan kembali ke versi beta.
Setelah proses perbaikan, game ini diluncurkan kembali pada 4 Desember 2025 dengan nama Splitgate: Arena Reloaded, namun data dari Steam menunjukkan angka pemain yang merosot, dengan kurang dari 3.000 pemain aktif, berbeda jauh dari lebih dari 10.000 pemain di hari awal peluncuran pertama. Menanggapi situasi ini, tim pengembang mengakui pentingnya umpan balik dari komunitas dan menekankan bahwa angka di Steam tidak mencerminkan pengalaman bermain yang sebenarnya.
Dalam pernyataan resmi, 1047 Games menyebut bahwa mereka telah melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Splitgate dan berkomitmen untuk memberikan versi terbaik dari permainan ini. Meski menghadapi persaingan ketat di pasar shooter dari game lain seperti Call of Duty dan Battlefield, 1047 Games berusaha untuk menarik kembali pemain dengan menjanjikan konten baru yang menarik.
Proulx sebelumnya telah berbicara tentang pentingnya membangun kembali kepercayaan komunitas setelah peluncuran yang bermasalah, menyebutkan contoh game lain yang berhasil bangkit. Namun, sebulan setelah peluncuran kembali, perjalanan untuk mendapatkan kepercayaan pemain kembali masih panjang bagi tim Splitgate.