deweyshouse.com – Proses pemilihan calon anggota Hall of Fame BBWAA 2026 menunjukkan adanya kekurangan kandidat yang kuat. Dalam dua tahun terakhir, hanya tiga pemain yang terpilih, sementara beberapa nama lama baru memperoleh suara. Di tengah minimnya pilihan, beberapa calon baru mengundurkan diri setelah musim ke-36 mereka, menyisakan daftar yang tidak menjanjikan.
Pihak penyusun ballot merasakan bahwa sulit untuk mencapai sepuluh suara, terlebih dengan beberapa pitcher yang kinerjanya tidak memenuhi standar meskipun memiliki alasan lain untuk dipertimbangkan. Kecenderungan pemilih untuk memilih sedikit starter dalam beberapa tahun terakhir semakin mempersulit situasi ini. Hanya tiga starter yang lahir tahun 1969 atau lebih baru yang terpilih sejak 2006.
Berdasarkan pemantauan, dua kandidat, Félix Hernández dan Andy Pettitte, mendapatkan perhatian khusus. Hernández, meskipun memiliki pencapaian luar biasa di masa lalu, terhambat oleh total kariernya yang tidak mencapai angka yang diharapkan. Sedangkan Pettitte, yang menjadi bagian dari lima tim juara, menunjukkan kinerja gemilang meski juga menghadapi skeptisisme mengenai sejarah obat peningkat kinerja.
Para pemilih kini dituntut untuk mempertimbangkan kembali kriteria yang digunakan untuk memilih pitcher, khususnya di tengah perubahan cara kerja di liga yang mengurangi beban kerja dan meningkatkan risiko cedera. Proses pengambilan suara yang berlangsung tidak hanya akan menentukan masa depan para pemain, tetapi juga akan menggugah diskusi mengenai bagaimana seharusnya Hall of Fame mengakui kontribusi atlet yang memiliki jalur karier beragam.