deweyshouse.com – Franchise Saints Row dinyatakan “mati” oleh Chris Stockman, mantan direktur desain dari seri tersebut. Dalam pernyataannya, Stockman mengungkapkan keinginannya untuk menghidupkan kembali franchise game dunia terbuka ini setelah reboot yang diluncurkan pada tahun 2022 menerima respon negatif. Meskipun sebelumnya ia mengklaim bahwa penerbit Embracer Group tertarik untuk mendengarkan ide-idenya, situasi kini terlihat berbeda.
Beberapa bulan setelah pengumuman tersebut, Stockman mengungkapkan keprihatinannya di Discord, menyatakan bahwa Embracer telah “mengabaikannya” dan tidak memiliki kapasitas untuk melanjutkan franchise Saints Row. Ia mengungkapkan, “Saya rasa franchise ini sudah mati, sayangnya,” sebagai tanggapan dari kolega yang mengecam bahwa game teranyarnya diluncurkan hampir satu dekade lalu.
Stockman menambahkan bahwa ia telah berusaha semaksimal mungkin untuk menawarkan solusi, namun merasa diabaikan oleh pihak Embracer. Desakan ini muncul di tengah kritik terhadap reboot sebelumnya, yang mendapat komentar tajam dari CEO Saber Interactive, Matt Karch. Karch menegaskan bahwa pengembang Volition tidak memiliki arah yang jelas dalam pembuatan game tersebut, menjadikannya tidak layak untuk pendanaan selanjutnya.
Stockman juga mengingatkan bahwa pandangannya sebagai pengamat bukanlah tanpa dasar; ia sebelumnya menilai game 2022 tersebut sebagai “medioker” dan tidak menarik perhatian, meskipun ada beberapa elemen positif. Dengan perkembangan ini, masa depan franchise Saints Row kini terlihat suram.