deweyshouse.com – Jacob Misiorowski, pitcher muda berusia 24 tahun dari Milwaukee Brewers, dikenal dengan fastball yang kerap mencapai kecepatan di atas 100 mil per jam. Selain itu, ia juga mengandalkan kombinasi curveball dan slider yang sangat efektif. Sepanjang musim ini, Misiorowski menggunakan fastball dengan persentase 62,3%, sementara curveball dan slider masing-masing digunakan sebesar 16,6% dan 17,3%. Statistik menunjukkan bahwa ia memiliki xBA (expected batting average) yang sangat rendah, yakni .168, dengan rasio strikeout terbaik di MLB mencapai 41,8%.
Meskipun kini lebih jarang mengandalkan perubahan (changeup), Misiorowski mengungkapkan bahwa ia masih memiliki pitch tersebut dalam repertoar-nya. Dari total 289 lemparan yang ia lakukan, hanya 11 yang merupakan perubahan, atau sekitar 3,8%. Dalam sebuah wawancara sebelum pertandingan di Fenway Park, ia menjelaskan bahwa perubahan adalah salah satu lempengan awal yang dia pelajari. Namun, seiring waktu dan peningkatan kecepatan lemparannya, ia mulai jarang menggunakannya, sehingga kualitasnya menurun. Saat terpilih dalam draft MLB 2022, ia merasa tidak memiliki perubahan yang mumpuni lagi dan harus berusaha untuk belajar kembali.
Pelatih pitching Milwaukee, Chris Hook, menjelaskan bahwa perubahan Misiorowski cenderung memiliki gerakan horizontal yang baik, mirip dengan sinker, dan memiliki potensi untuk digunakan lebih banyak di kemudian hari. Namun, Misiorowski juga menghadapi tantangan dalam timing saat melempar pitch tersebut, yang bisa menjadi usaha tambahan karena ia cenderung berpikir bahwa ia melempar dengan kecepatan yang lebih rendah. Melihat potensi dan perkembangan Misiorowski, tim berharap dapat memaksimalkan penggunaan perubahan sebagai bagian dari strategi pitching mereka.