deweyshouse.com – Pemerintah California akan memberlakukan undang-undang yang mewajibkan penyedia sistem operasi untuk menerapkan verifikasi usia dalam prosedur pembuatan akun mereka. Undang-undang tersebut, yang dikenal sebagai Assembly Bill No. 1043, disetujui oleh Gubernur Gavin Newsom pada Oktober tahun lalu dan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027.
Undang-undang ini menetapkan kewajiban bagi penyedia sistem operasi untuk menyediakan antarmuka yang mudah diakses, di mana pengguna harus mengindikasikan tanggal lahir atau usia mereka. Ini bertujuan untuk memberikan sinyal mengenai kelompok usia pengguna kepada aplikasi yang tersedia di toko aplikasi yang tercover. Selain itu, penyedia juga diharuskan untuk menyediakan sinyal digital kepada pengembang yang meminta informasi mengenai pengguna, dengan kategori usia tertentu seperti di bawah 13 tahun, antara 13 hingga 16 tahun, dan seterusnya.
Kendati undang-undang ini tidak mewajibkan bentuk verifikasi yang ekstrem, seperti pemindaian wajah, dampaknya telah menimbulkan perdebatan, terutama di kalangan komunitas Linux. Beberapa orang berpendapat bahwa implementasi peraturan ini akan sulit untuk ditegakkan. Misalnya, salah satu pengguna di forum Linux menyatakan bahwa jika lindak Mint memasukkan verifikasi usia untuk mematuhi hukum California, pengguna mungkin tidak akan memilih versi itu.
Di sisi lain, tren verifikasi usia ini tampak semakin meluas di seluruh dunia, dengan beberapa negara lain juga mengadopsi kebijakan serupa. Meskipun banyak yang khawatir tentang privasi dalam penerapan verifikasi ini, kebutuhan untuk melindungi pengguna muda tetap menjadi perhatian utama pemerintah. Masyarakat kini menunggu bagaimana langkah lanjutnya akan diambil dan dampak yang ditimbulkan dari kebijakan ini di kalangan pengguna perangkat teknologi.