deweyshouse.com – Pengembang game Wrong Organ baru saja mengumumkan proyek terbaru mereka, Carcass Clad, yang merupakan simulasi kooperatif tentang kru tank yang menjelajahi kota yang hancur. Game ini terinspirasi dari Perang Musim Dingin tahun 1939 antara Finlandia dan Uni Soviet, menampilkan elemen kolaboratif di mana tiga pemain harus bekerja sama untuk mengoperasikan sebuah mesin perang yang mengerikan. Tiap pemain berperan berbeda: Komandan memantau situasi, Pengemudi mengatur arah dan konsumsi bahan bakar, sementara Penembak bertugas menembak dan mengisi ulang senjata.
Dalam pengembangan, Wrong Organ sebelumnya dikenal dengan game horor single-player, Mouthwashing. Jeffrey Tomec, pemimpin gameplay, mengungkapkan bahwa Carcass Clad awalnya dirancang sebagai pengalaman solo namun dimodifikasi menjadi permainan multipemain untuk menunjukkan jangkauan pengembangan studio. “Kami ingin membuat permainan yang memberikan pengalaman lebih mendalam dan menantang dibandingkan dengan karya sebelumnya,” kata Tomec.
Johanna Kasurinen, penulis dan direktur seni, menambahkan bahwa Carcass Clad menuntut kerja sama tim, bukan antagonisme antar pemain seperti dalam Mouthwashing. “Tantangannya adalah bekerja efektif di bawah tekanan,” ujarnya. Pemain akan merasakan stres saat berkomunikasi dan mengoordinasikan tindakan, mirip seperti saat melaju di jalan dengan peta fisik.
Carcass Clad berupaya membawa budaya dan bahasa Finlandia ke dalam gameplay, di mana perintah tank menggunakan label dalam bahasa tersebut. Dengan mekanik yang dirancang untuk menciptakan pengalaman yang mendebarkan, permainan ini menjanjikan tantangan yang berbeda dari banyak game kooperatif yang beredar saat ini. Meskipun belum ada tanggal rilis resmi, antisipasi terhadap game ini terus berkembang di kalangan penggemar.