deweyshouse.com – Mason Miller, pitcher tim San Diego Padres, telah memperlihatkan kemampuannya di atas gundukan saat pertandingan melawan Boston Red Sox. Dalam pertandingan tersebut, Miller berhasil mencatatkan tiga serangan berturut-turut dengan dua di antaranya menggunakan changeup, meskipun ia mengakui bahwa perubahan tersebut masih perlu disempurnakan.
Miller, yang telah melempar 37 bola di musim ini, mengungkapkan bahwa ia jarang menggunakan changeup, kecuali dalam situasi tertentu. “Changeup adalah pelempar yang bagus, tetapi saya tidak akan merasa nyaman jika tidak melemparkannya,” ujarnya. Strategi ini terlihat saat ia menghadapi Luis Arraez, di mana meski Arraez berhasil memukul bola, Miller mampu menyingkirkan tiga pemukul berikutnya dengan cepat.
Miller mengaku bahwa eksekusi changeup yang ia lempar kepada Arraez tidak berjalan baik. “Pelemparan itu sangat buruk,” kata Miller, menjelaskan bahwa bola terlalu tinggi dan tidak kompetitif. Dengan kecepatan 93.8 mph dan tingginya tingkat horizontal break, perubahan tersebut digambarkan sebagai ‘pelemparan yang terbuang’.
Dalam pertandingan terakhir melawan Red Sox, Miller menunjukkan perkembangan ketika ia berhasil mengeksekusi dua changeup dengan baik, menekankan bahwa ia tidak ingin terlalu mengandalkan gerakan horizontal yang berlebihan. “Jika ditempatkan dengan baik, gerakan itu tidak masalah,” tuturnya.
Penggunaan changeup ini menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitasnya, terutama ketika menghadapi pemukul yang tidak mudah melakukan kesalahan. Kesuksesan Miller baru-baru ini mengisyaratkan potensi masa depannya sebagai penutup yang dominan.