deweyshouse.com – José Ramirez semakin kokoh dalam argumennya untuk masuk ke dalam Hall of Fame berkat performa mengesankan musim lalu, di mana ia hampir mencapai 40 home run dan 40 stolen base jika bukan karena hujan pada hari terakhir musim reguler. Pemain base ketiga ini memperoleh penghargaan All-Star untuk keempat kalinya berturut-turut dan berkontribusi besar dalam membawa tim Cleveland Guardians mencapai AL Championship Series (ALCS). Ramirez, yang kini berusia 32 tahun, menjadi salah satu pemain dengan daya tahan terbaik, tampil dalam 158 pertandingan pada musim 2024 serta telah mencatatkan minimal 152 pertandingan dalam tujuh dari delapan musim terakhir.
Selama waktu di pentas MLB, Ramirez menunjukkan kemampuan luar biasa meskipun menghadapi tantangan dengan susunan pemain yang kurang kuat. Ia berhasil mencatat lima musim dengan 20 home run dan 20 stolen base secara berturut-turut, meraih rata-rata batting .292 dengan 17 home run dan 10 stolen base. Namun, tantangan muncul dari penurunan jumlah RBI akibat pemain lain sekitar yang tidak mampu menghasilkan peluang mencetak skor. Meskipun ada penurunan dalam rasio walk dan rataan on-base percentage (OBP) sebesar 21 poin, kemampuan Ramirez untuk memproduksi lari tetap menjadi andalan dalam permainan.
Musim lalu, Ramirez mencatatkan keunggulan dalam beberapa statistik, termasuk kecepatan rata-rata hit. Meski mengalami cedera pada tangan yang memengaruhi performa di awal, ia tetap menyokong tim dengan kisaran skor yang mengesankan. Dengan konsistensi dan durabilitas yang telah ditunjukkan, Ramirez kini dipandang sebagai salah satu pemukul elit, serta tetap menjadi pilihan menarik di putaran pertama draft fantasy, meskipun sering kali tidak dipilih di urutan teratas. Mampu membawa Cleveland kembali ke jalur kemenangan menjadi tantangan, namun potensi kehebatan Ramirez masih optimal jika didukung skema permainan yang lebih baik.