deweyshouse.com – Pembalap kiri, Jesús Luzardo, mengalami cedera siku dan punggung yang membatasi dia hanya bermain dalam 12 pertandingan dan melempar selama 66,2 inning musim lalu. Meskipun kembali ke kondisi yang lebih baik, performanya tetap menurun dengan rata-rata ERA 5,00 dan tingkat strikeout yang menurun dari 28,1% menjadi 21,2%. Meskipun demikian, Luzardo menunjukkan potensi dengan tingkat whiff lebih dari 40% pada slider dan changeup-nya, yang memberikan harapan bahwa dia bisa bangkit kembali di musim 2025 jika pulih sepenuhnya.
Pada usia 25 tahun, Luzardo telah mengukuhkan dirinya sebagai sebagai starter utama untuk Miami sebelum cedera. Sebelum jeda All-Star, ia tampil gemilang, hanya kebobolan dua run dalam 25,2 inning dan mencatat 35 strikeout serta 5 walk dalam empat pertandingan terakhirnya. Tim Marlins mengawasi beban kerja Luzardo, tetapi tidak melakukan langkah mengurangi jam bermainnya, sehingga dia melebihi 180 inning termasuk penampilannya di playoff.
Namun, kelangsungan karir Luzardo dipengaruhi oleh risiko cedera. Dia sempat mengalami cedera pergelangan tangan saat bermain video game dan juga positif COVID-19. Misi untuk meningkatkan kontrol dan menghindari cedera menjadi fokus utama agar Luzardo dapat memenuhi harapan tinggi yang ada sejak awal karirnya di liga besar.
Dalam proses persiapannya tahun ini, Luzardo menunjukkan peningkatan kecepatan bola yang mengesankan, menyentuh hingga 98-99 mph, dan menjadi sorotan di media sosial. Meski memiliki banyak potensi, tantangan terbesar tetap pada ketahanannya. Jika Luzardo mampu menjaga kebugaran dan konsistensi dalam penampilannya, ia berpotensi menjadi kekuatan utama bagi tim barunya, Philadelphia Phillies, setelah resmi ditransfer pada bulan Desember lalu.