Site icon deweyshouse

Apple Kini Bukan Lagi Prioritas TSMC, Nvidia Mendominasi Pasar

[original_title]

deweyshouse.com – Permintaan chip kecerdasan buatan (AI) yang meningkat pesat tampaknya telah menggeser posisi Apple di depan TSMC, perusahaan pembuat chip terkemuka. Menurut laporan terbaru, Nvidia kini menjadi perusahaan utama yang membutuhkan wafer terbaru dari TSMC, meninggalkan Apple, yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi pelanggan utama.

Informasi ini disampaikan oleh Tim Culpan, seorang jurnalis teknologi asal Taiwan yang memiliki pengalaman di Bloomberg. Dalam analisisnya, ia menyebutkan bahwa meskipun Apple mendominasi pasar ponsel dengan penjualan yang sangat tinggi, kebutuhan chipnya dari TSMC tidak sebanding dengan jumlah yang dipesan Nvidia untuk produk AI mereka. Misalnya, prosesor A19 Apple pada iPhone 17 memerlukan area die yang relatif kecil, sedangkan GPU AI Nvidia, seperti Rubin, jauh lebih besar, sehingga menghasilkan lebih sedikit die per wafer.

Permintaan tinggi untuk chip AI didorong oleh investasi yang besar dari berbagai sektor, membuat Nvidia mendominasi pangsa pasar saat ini. Apple, meskipun memiliki hubungan jangka panjang dengan TSMC, mungkin kesulitan memenuhi permintaan chip AI yang meningkat ini. Selain itu, Apple memiliki cadangan kas yang besar, dan meskipun pasar ponsel diprediksi melambat, perusahaan ini masih mampu menjual jutaan unit setiap tahunnya.

Ke depan, TSMC diharapkan lebih memprioritaskan pelanggan HPC (High-Performance Computing) seperti Nvidia, AMD, dan Intel yang siap membayar lebih untuk wafer dari node terbaru. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Apple berjuang untuk mempertahankan posisinya, tantangan dari industri AI yang terus berkembang akan terus mempengaruhi dinamika pasar chip di masa mendatang.

Exit mobile version