deweyshouse.com – Dalam bulan terakhir musim reguler, gambaran playoff untuk kedua liga baseball semakin jelas. Terdapat dua hingga tiga tim yang bersaing untuk mendapatkan tempat Wild Card di Liga Nasional (NL), sedangkan di Liga Amerika (AL), jumlah tim yang bersaing berkurang menjadi empat atau lima. Bagi tim-tim yang berada di ambang persaingan playoff, situasi ini semakin mendesak.
Sistem peringkat yang digunakan adalah modifikasi dari sistem peringkat Elo, yang awalnya dikenal dalam catur dan mengukur kekuatan relatif tim berdasarkan performa terbaru. Dalam perhitungan ini, peringkat Elo mentah setiap tim dianggap dengan peluang playoff, dengan pengaruh performa terakhir bertambah seiring berjalannya musim. Peringkat Elo yang telah ditimbang ditampilkan sebagai “Power Score”.
Seiring berlangsungnya musim, tim-tim kuat seperti Milwaukee Brewers memimpin dengan rekor 85-52, unggul tiga pertandingan dari Atlanta Braves dan Los Angeles Dodgers. Tim Brewers menunjukkan performa stabil dengan kontribusi luar biasa dari seluruh anggota tim, termasuk William Contreras yang mulai menemukan bentuknya kembali setelah cedera. Mereka akan menghadapi Chicago Cubs dalam serangkaian pertandingan yang krusial.
Di pihak lain, Atlanta Braves berhasil menciptakan tujuh kemenangan berturut-turut, mengandalkan performa luar biasa dari pitcher Chris Sale. Tim ini juga menghadapi tantangan dengan cedera beberapa pemain kunci, namun tetap optimis untuk menyongsong fase playoff.
Sementara itu, tim-tim lain seperti Chicago Cubs dan White Sox terus meningkatkan peluang playoff mereka. Cubs harus berjuang lebih keras untuk mengejar Brewers, sedangkan White Sox memperkuat posisi di AL Central dengan rekor 72-64. Dengan sisa waktu yang minim, semua tim diharapkan dapat memaksimalkan kesempatan untuk meraih peluang ke playoff.