deweyshouse.com – Bryan Balzer, prospek menarik dalam sistem San Diego Padres, saat ini menempati peringkat kedelapan dengan nilai 40 FV. Usianya yang masih 21 tahun membuatnya menjadi sorotan, terutama mengingat minimnya pengalaman saat ia memasuki liga profesional pada tahun 2023. Sebelumnya, ia mengalami cedera siku dan menjalani operasi Tommy John setelah penampilannya yang pertama di Joso Gakuin High School, dekat Tokyo.
Dalam musim ini, Balzer menunjukkan performa campuran. Ia mencatatkan rekor 6-2 dengan rata-rata ERA 4,58 dalam 60 1/3 inning di Low-A Lake Elsinore dan 32 inning di High-A Fort Wayne. Meskipun terkadang mudah dihantam, ia juga menunjukkan potensi besar, dengan salah satu penampilannya di Fort Wayne di mana ia berhasil mendapatkan delapan strikeout dalam lima inning.
Balzer mengungkapkan keputusan untuk bergabung dengan Padres terpengaruh oleh minat tim terhadap kondisi kesehatan setelah operasi, serta ketertarikan pribadi untuk bermain di bawah bayang-bayang Yu Darvish, idolanya. Sementara itu, ketertarikan dari tim NPB seperti Hanshin Tigers dan Yomiuri Giants juga pernah ada terkait draft, tetapi Balzer memilih untuk berkarir di MLB.
Ia mengaku kurang mengikuti perkembangan NPB atau MLB saat ini, mengingat keinginannya untuk tidak terlalu terfokus pada baseball di luar lapangan. Balzer melakukan transisi dari posisi infield ke pitcher secara tidak sengaja, saat ia menawarkan diri untuk melempar dalam sebuah latihan, dan berhasil melempar dengan kecepatan menjanjikan.
Meskipun mengalami cedera, Balzer kini melontarkan bola dengan kecepatan yang lebih tinggi, mencapai angka triple digits. Ia kini menggunakan teknik grip yang berbeda untuk meningkatkan performa lemparannya. Balzer optimis terhadap kemampuannya dan menyebut semua lemparannya sebagai fenomenal, terutama sweeper yang ia pelajari dari Darvish.