deweyshouse.com – AdHoc baru saja merilis pembaruan untuk permainan komedi tempat kerja bertema superhero mereka, Dispatch, di platform Nintendo Switch. Pembaruan ini bertujuan untuk mengatasi beberapa kebijakan sensor yang kontroversial yang diterapkan oleh Nintendo saat peluncuran game ini. Banyak penggemar merasa kecewa karena saat game ini debut, banyak konten di dalamnya yang disensor, termasuk penutupan bagian-bagian tubuh seperti puting dan alat kelamin dengan kotak hitam, serta penurunan suara kepuasan seksual.
Setelah menerima kritik dari penggemar, AdHoc mengakui masalah tersebut dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan Nintendo untuk mencari solusi. Kali ini, AdHoc memperkenalkan HR Violations Pack yang kini tersedia untuk diunduh di Eropa, Amerika Utara, Australia, dan Selandia Baru. Melalui pembaruan ini, pemain Switch kini memiliki opsi untuk memilih apakah ingin melihat konten tertentu seperti “payudara, bokong, dan isyarat cabul” dalam permainan.
Meskipun pembaruan ini merupakan langkah maju, beberapa persyaratan ketat dari Nintendo tetap berlaku. Suara kepuasan seksual masih dibungkam, dan alat kelamin tetap disensor, meskipun pemain dapat memilih tipe penutupan yang lebih kreatif, seperti mosaik elegan atau celana denim mini. Para pemain di platform Steam dan PS5 juga dapat mengakses pengaturan sensor yang sama, namun opsi tidak disensor tetap menjadi pengaturan default di platform tersebut.
Meskipun adanya kontroversi, Dispatch telah mencapai kesuksesan besar dengan penjualan lebih dari satu juta kopi dalam sepuluh hari setelah rilis awalnya tahun lalu. Kesuksesan ini mendorong studio untuk mempertimbangkan pembuatan musim kedua, dengan kemungkinan adanya lebih banyak adegan seksual menyusul respons yang antusias dari penggemar.