deweyshouse.com – Mason Miller, pitcher berusia 25 tahun, menunjukkan performa mengesankan dalam musim 2023 dengan mencatatkan enam kali tampil sebagai starter. Meskipun menghadapi masalah ketahanan yang mengganggu, penampilannya yang luar biasa selama pramusim memberikan peluang bagi dia untuk menjadi penutup bagi tim Oakland Athletics. Ia mencatat penyelamatan pertama musim ini dan mencetak kecepatan rata-rata 100,9 mph pada lemparan utama, di mana dia berhasil mematahkan rekor lawan dengan persentase 41,8%.
Miller memiliki persentase K-BB tertinggi di antara pelempar yang memenuhi syarat dengan angka 33,3%. Meskipun sempat mengalami cedera ringan akibat patah jari pada tangan yang tidak digunakan untuk melempar, dia tetap dapat mempertahankan kesehatan yang cukup baik. Manajer umum Athletics, David Forst, menegaskan bahwa tim tidak berencana untuk mengembalikannya ke posisi starter, memperkirakan potensi Miller sebagai penutup top-7 untuk draft 2025.
Namun, risiko cederanya tetap tinggi. Cedera bahu pada tahun 2022 membatasi Miller hanya menjadi 30,2 inning, dan pada tahun 2023, dia hanya mampu melempar 52,2 inning karena masalah UCL. Meskipun ia memiliki kemampuan lemparan yang luar biasa, termasuk fastball yang mampu menyentuh 102 mph, rekam jejaknya yang buruk dalam ketahanan menjadi kekhawatiran tersendiri. Di samping itu, dukungan lari yang minim dari timnya menjadi tantangan tersendiri.
Miller, yang dipilih di putaran ketiga pada tahun 2021, dijadwalkan untuk memperbaiki teknik lemparannya sekaligus membangun ketahanannya dalam babak atas liga minor. Musim ini menjadi krusial bagi perkembangan kariernya dalam mengejar potensi sebagai pelempar elit.